828533
Berita
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kabupaten Penghasil Energi, Tapi Warganya Tiap hari Sering Padam: Ada Apa dengan Darul Makmur?

Kabupaten Penghasil Energi, Tapi Warganya Tiap hari Sering Padam: Ada Apa dengan Darul Makmur?

  • account_circle Maslidar
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

www.SIJIAceh.Com | Nagan Raya – Kesabaran masyarakat Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, kini berada di titik kritis. Bertahun-tahun menghadapi pemadaman listrik berulang, warga mulai mempertanyakan keseriusan PLN dan kepedulian para pemangku kebijakan terhadap nasib masyarakat yang terus hidup dalam ketidakpastian pasokan listrik.Kamis, 04 Juni 2026

 

Ironisnya, Darul Makmur berada di Kabupaten Nagan Raya yang dikenal sebagai salah satu daerah penyangga energi listrik di Aceh.

 

Namun fakta di lapangan justru menunjukkan kondisi yang berbanding terbalik. Saat gangguan terjadi, Darul Makmur disebut menjadi wilayah yang paling cepat dipadamkan. Saat pemulihan berlangsung, masyarakat mengaku kerap menjadi yang terakhir menikmati aliran listrik kembali.

 

Setiap ada gangguan, setiap ada pemeliharaan, Darul Makmur selalu gelap lebih dulu dan menyala paling akhir. Sampai kapan kami harus menjadi korban?” ujar seorang warga Puloe Teungoh kepada media ini.

 

Keluhan tersebut bukan suara tunggal. Berbagai laporan yang diterima redaksi menunjukkan pola serupa yang berulang dari waktu ke waktu. Warga menilai pemadaman yang mereka alami bukan lagi sekadar gangguan teknis biasa, melainkan persoalan yang perlu mendapat perhatian serius dari pihak terkait.

 

Kami membayar rekening listrik tepat waktu. Tapi ketika listrik padam berjam-jam bahkan belasan jam, siapa yang memikirkan kerugian masyarakat?” kata seorang warga lainnya.

Dugaan Ketimpangan Distribusi Pemulihan

Berdasarkan penelusuran media ini, sorotan utama masyarakat bukan hanya pada frekuensi pemadaman, tetapi juga pada pola pemulihan jaringan yang dianggap tidak merata.

 

Warga mencontohkan beberapa kejadian gangguan transmisi dan pemeliharaan jaringan, di mana kawasan pusat kota dan jalur utama lebih dahulu mendapatkan pasokan listrik. Sementara sejumlah desa di kawasan perkebunan dan pedalaman harus menunggu jauh lebih lama.

 

Bahkan ada desa yang baru mendapat listrik hampir 18 jam kemudian. Kami hanya ingin diperlakukan sama seperti daerah lain,” ungkap seorang tokoh masyarakat.

 

Keluhan serupa juga muncul saat terjadi bencana banjir di sejumlah wilayah. Menurut warga, proses normalisasi jaringan dinilai lebih cepat dilakukan pada kawasan yang berada di jalur strategis, sedangkan desa-desa yang jauh dari pusat keramaian harus menunggu lebih lama.

 

Muncul pertanyaan yang kini berkembang di tengah masyarakat: apakah skema pembagian beban pemadaman dan pemulihan jaringan selama ini telah dilaksanakan secara adil dan proporsional?

DPRA: Kami Terus Mendesak PLN

Menanggapi keluhan masyarakat, salah seorang Anggota DPRA yang dikonfirmasi awak media menyatakan bahwa pihaknya terus berkomunikasi dengan PLN terkait persoalan tersebut.

 

Kita terus mendesak PLN. Namun kita bicara skala yang besar dan jangka panjang. Untuk persoalan mati lampu di Darul Makmur, saya sudah menghubungi pihak PLN. Saya pikir masyarakat berhak mempertanyakan apa penyebabnya. Tentu PLN juga memiliki hak jawab,” ujarnya.

 

Sementara itu, upaya konfirmasi yang dilakukan media ini kepada salah seorang anggota DPRK Nagan Raya hingga berita ini ditayangkan belum memperoleh tanggapan.

Di Mana Suara Wakil Rakyat ?

Kekecewaan masyarakat tidak hanya tertuju kepada PLN. Kritik juga diarahkan kepada para wakil rakyat dan pemerintah yang dinilai belum menunjukkan langkah nyata dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

 

Di mana DPRK Nagan Raya? Di mana DPR Aceh? Di mana anggota DPR RI dari Aceh? Di mana pemerintah daerah ketika masyarakat hampir setiap saat mengeluh soal listrik? Jangan hanya datang saat meminta suara rakyat, lalu menghilang ketika rakyat membutuhkan pembelaan,” ujar seorang tokoh masyarakat dengan nada kecewa.

Masyarakat Memiliki Hak

Secara hukum, masyarakat berhak memperoleh pelayanan ketenagalistrikan yang andal, adil, dan tidak diskriminatif. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan menegaskan bahwa penyelenggaraan tenaga listrik harus berlandaskan asas keadilan, pemerataan, dan keandalan.

Selain itu, Undang-Undang Perlindungan Konsumen juga memberikan jaminan kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan yang layak sesuai standar pelayanan yang berlaku.

Karena itu, masyarakat mendesak PLN untuk memberikan penjelasan secara terbuka mengenai dasar teknis penetapan wilayah yang dipadamkan serta pola pemulihan jaringan ketika gangguan terjadi.

Pertanyaan yang Menunggu Jawaban

Pertanyaan besar yang kini menggema dari Darul Makmur adalah: mengapa wilayah yang berada di kabupaten penghasil energi listrik justru berulang kali menjadi daerah yang paling merasakan dampak pemadaman?

 

Apakah kondisi tersebut murni disebabkan faktor teknis jaringan? Ataukah terdapat persoalan lain yang perlu dievaluasi secara menyeluruh?

Masyarakat berharap pihak PLN, pemerintah daerah, serta para wakil rakyat tidak menutup mata terhadap persoalan yang telah berlangsung bertahun-tahun ini.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PLN, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, DPRK Nagan Raya, Pemerintah Aceh, maupun pihak terkait lainnya belum memberikan keterangan resmi secara lengkap terkait berbagai keluhan yang disampaikan masyarakat.

HAK JAWAB DAN HAK KLARIFIKASI

Sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, redaksi memberikan kesempatan kepada PLN, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, DPRK Nagan Raya, Pemerintah Aceh, DPR Aceh, maupun pihak lain yang disebut dalam pemberitaan ini untuk menggunakan hak jawab dan hak klarifikasi.

 

Hak jawab dapat disampaikan kepada redaksi dalam waktu 1 x 12 jam sejak berita ini dipublikasikan.

 

Apabila hingga batas waktu tersebut belum terdapat tanggapan resmi, redaksi akan memberitakan bahwa pihak terkait belum memberikan klarifikasi atas berbagai pertanyaan dan keluhan masyarakat yang disampaikan melalui pemberitaan ini.(***)

(Redaksi)

  • Penulis: Maslidar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alarm Bahaya bagi Independensi Pers di Kota Langsa

    Alarm Bahaya bagi Independensi Pers di Kota Langsa

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 257
    • 0Komentar

    SijiAceh.Com | Kota Langsa  19/1/2026  Fenomena jurnalisme di Kota Langsa belakangan ini memantik keprihatinan serius. Di tengah maraknya pemberitaan yang mengkritik kebijakan maupun kinerja pejabat publik, justru muncul sikap tidak lazim dari sebagian oknum wartawan yang buru-buru melakukan klarifikasi, bahkan terkesan membela pejabat yang sedang dikritik. Perilaku tersebut dinilai janggal dan menabrak prinsip dasar jurnalisme. […]

  • Paket Bantuan di Gampong Teungoh Walikota Langsa Peduli Kepada 140 Anak Yatim/Piatu Pasca Bencana Banjir

    Paket Bantuan di Gampong Teungoh Walikota Langsa Peduli Kepada 140 Anak Yatim/Piatu Pasca Bencana Banjir

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Kota Langsa sijiaceh.com 30/12/2025 Walikota Langsa Jeffry Santana S.Putra,SE. melanjutkan langkah Mengunjungi 140 orang Anak Yatim/Piatu, Menyalurkan Paket Bantuan dari Sepuluh dusun yang berada di Gampong teungoh kecamatan Langsa kota. Kunjungan Walikota Langsa disambut hangat oleh geuchik Syarifuddin,S.Sos.i. bersama perangkat desa dan anak Yatim/Piatu. Acara berlangsung di halaman Mesjid setempat, Selasa (30/12-2025). Pada kesempatan itu […]

  • Momentum Idul Fitri, Wali Kota Langsa Gelar Open House untuk Masyarakat

    Momentum Idul Fitri, Wali Kota Langsa Gelar Open House untuk Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle Ali Langsa
    • visibility 129
    • 0Komentar

    SijiAceh.Com | Kota Langsa  – Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Pendopo Walikota Langsa usai pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah. Walikota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, SE, menggelar open house yang terbuka bagi seluruh masyarakat.   Ribuan warga dari berbagai kalangan tampak hadir, memanfaatkan momen tersebut untuk bersilaturahmi langsung dengan Walikota dan Wakil […]

  • Ajarkan rakyat cara Membuat Martabak, Bukan Memberi Mereka Martabak Setiap Saat

    Ajarkan rakyat cara Membuat Martabak, Bukan Memberi Mereka Martabak Setiap Saat

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Ali Langsa
    • visibility 80
    • 0Komentar

    SijiAceh.com / Kota Langsa    Sudah 46 hari kondisi di lapangan masih sangat memprihatinkan. Masih belum kelihatan tanda-tanda perubahan, pemukiman yang masih kumuh, para penyintas yang masih menunggu logistik datang, rumah-rumah yang belum bisa dibersihkan, jalanan masih penuh lumpur yang sebahagian sudah mengering dan berubah menkadi debu, sebahagian lainnya masih berair. Gubernur kembali memperpanjang status […]

  • Lumpur Disikat, Semangat Ditingkat! Babinsa Spu dan Yonif 853/BRB Gotong Royong Pulihkan Lingkungan Sekolah

    Lumpur Disikat, Semangat Ditingkat! Babinsa Spu dan Yonif 853/BRB Gotong Royong Pulihkan Lingkungan Sekolah

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Ali Langsa
    • visibility 105
    • 0Komentar

    SijiAceh.Com | Aceh Timur – Wujud kepedulian terhadap masyarakat binaan terus ditunjukkan aparat teritorial. Kali ini, Babinsa Koramil 08/Simpang Ulim Kodim 0104/Aceh Timur, Sertu Arisandi bersama prajurit Yonif TP 853/BRB melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan lumpur pascabanjir di belakang Sekolah MKN 17 Pucok Alue Sa, Desa Pucok Alue Sa, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, […]

  • Ribuan Warga Memadati Lapangan Merdeka Langsa Untuk Mengikuti Kegiatan Car Free Day (CFD),

    Ribuan Warga Memadati Lapangan Merdeka Langsa Untuk Mengikuti Kegiatan Car Free Day (CFD),

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle NASRUL C.JB
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Kota Langsa– SijiAceh.com– Ribuan warga memadati kawasan seputaran Lapangan Merdeka Kota Langsa untuk mengikuti berbagai kegiatan dalam semarak Car Free Day (CFD), Minggu (24/5/2026). Suasana penuh antusias dan kebersamaan terlihat sejak pagi hari dengan beragam aktivitas yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan. Program Car Free Day yang digagas langsung oleh Walikota dan Wakil Walikota Langsa, […]

expand_less LAGI