COBA
Berita
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ajarkan rakyat cara Membuat Martabak, Bukan Memberi Mereka Martabak Setiap Saat

Ajarkan rakyat cara Membuat Martabak, Bukan Memberi Mereka Martabak Setiap Saat

  • account_circle Tn Ali
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SijiAceh.com / Kota Langsa    Sudah 46 hari kondisi di lapangan masih sangat memprihatinkan. Masih belum kelihatan tanda-tanda perubahan, pemukiman yang masih kumuh, para penyintas yang masih menunggu logistik datang, rumah-rumah yang belum bisa dibersihkan, jalanan masih penuh lumpur yang sebahagian sudah mengering dan berubah menkadi debu, sebahagian lainnya masih berair.

Gubernur kembali memperpanjang status tanggap darurat. Hana kejadian lom bak gop, tapi kana bak geutanyo, masa tanggap darurat diperpanjang hingga berkali-kali.

Pertanyaannya, akankah kondisi di lapangan menjadi lebih baik hingga habisanya masa tanggap darurat pada tanggal 22 januari nanti?, Apalagi di tgl 8 januari kemarin, beberapa kabupaten kembali terendam banjir.

Jika hingga tanggal yang ditetapkan kondisi Aceh masih tidak ada progress yang memadai, maka pemerintah sudah bisa duduk dan berfikirlah “APAKAH INDONESIA BENAR-BENAR MAMPU?”

Belum terlambat untuk mengakuinya.
Kasihan yang bekerja di lapangan,,kasihan bapak-bapak TNI, relawan dari pemerintah, dari non pemeritah, jungkir balik mereka bekerja, tapi hasilmya masih tak sepadan. Mungkin bukan pemerintah yang tak mampu, tetapi medan bencana yang membuat pemerintah kualahan.

Seharusnya saat ini kita sudah masuk pada tahapan”Mengajarkan penyintas bencana cara membuat martabak, bukan lagi menyugukan mereka martabak setiap hari.

Faktanya, sampai dengan hari ini kita masih terjebak dengan aksi bagi-bagi roti.

Yang menjadi pertanya

“Sampai kapan kondisi ini akan dipertahankan?”

Bapak-bapak pejabat yang terhornat!
Cukup anak-anak yang diberi makan gratis via MBG, kami yang tua-tua ini cukup dikasih cangkol.

Jangan ajarkan Masyarakat Aceh cara mengemis untuk sesuap nasi setiap saat,,jangan ajarkan rakyat aceh untuk berebut, karna itu bukan budaya dan bukan ajaran nenek moyang kami.

Kepada pemerintah!, baik Kabupaten,Provinsi dan Pusat, jujur rakyat tidak peduli lagi dengan status, mau darurat, mau transisi, mau nasional, mau lokal, terserah kalian!,

Yang diinginkan rakyat saat ini

1. Beko/eskcavator per desa minimal 1 (tergantung luas desa) untuk membersihkan jalan dan pemukiman serta rumah,dll

2. Bersihkan sawah, tambak dan perkebunan Agar rakyat bisa kembali menyambung hidup.
Kalau tidak memungkin lagi,bantu carikan rakyat sumber ekonomi alternatif

1. Pastikan semua jembatan dan jalan selesai dalam masa 3 bulan,,agar rakyat bisa beraktifitas dengan normal kembali.

Jika 3 hal ini terpenuhi, negara tak perlu lagi memikirkan sembako untuk penyintas bencana. Semua bisa dilakukan sendiri.

Pemerintah seharus punya target dalam bekerja, jangan meuroen2, ho-ho yang viral kenan meutajo.

Mengaku diri Negara kuat,hebat, apanya yang kuat, apanya yang hebat, rakyatnya saja dibuat lapar dan terlantar.

(Tn Ali)

  • Penulis: Tn Ali

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenkes RI Kerahkan 396 Tenaga Cadangan Kesehatan ke Aceh, Pemprov Apresiasi Dukungan Pascabanjir

    Kemenkes RI Kerahkan 396 Tenaga Cadangan Kesehatan ke Aceh, Pemprov Apresiasi Dukungan Pascabanjir

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Said Yan Rizal
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Kemenkes RI Kerahkan 396 Tenaga Cadangan Kesehatan ke Aceh, Pemprov Apresiasi Dukungan Pascabanjir SIJI ACEH.Com | BANDA ACEH — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam memastikan masyarakat terdampak bencana di Aceh tetap mendapatkan layanan kesehatan yang memadai. Sebanyak 396 Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Batch IV kembali dikerahkan ke Provinsi Aceh guna mendukung keberlanjutan […]

  • MAARIF Network, MAARIF Institute dan Art Care For Sumatera gelar Trauma Healing di Kabupaten Aceh Tamiang

    MAARIF Network, MAARIF Institute dan Art Care For Sumatera gelar Trauma Healing di Kabupaten Aceh Tamiang

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Said Yan Rizal
    • visibility 109
    • 0Komentar

    MAARIF Network, MAARIF Institute dan Art Care For Sumatera gelar Trauma Healing di Kabupaten Aceh Tamiang SIJI ACEH.Com | ACEH TAMIANG – Kolaborasi kemanusiaan yang melibatkan Maarif Network, Maarif Institute, dan Arti Care for Sumatera menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak penyintas banjir di Kota Lintang, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis(12/3/2026). Sebanyak 100 anak berpartisipasi dalam […]

  • Mendagri Beri Waktu Pemerintah Daerah 3 Hari Pendataan Rumah Rusak Akibat Bencana Banjir Bandang & Tanah Longsor Aceh

    Mendagri Beri Waktu Pemerintah Daerah 3 Hari Pendataan Rumah Rusak Akibat Bencana Banjir Bandang & Tanah Longsor Aceh

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Said Yan Rizal
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Mendagri Beri Waktu Pemerintah Daerah 3 Hari Pendataan Rumah Rusak Akibat Bencana Banjir Bandang & Tanah Longsor Aceh SIJI ACEH.Com | ACEH TAMIANG – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) Pascabencana Sumatera yang juga Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberi waktu tiga hari kepada pemerintah daerah untuk menyelesaikan pendataan rumah warga […]

  • Pemkab Aceh Tamiang kembali Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana

    Pemkab Aceh Tamiang kembali Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Said Yan Rizal
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Pemkab Aceh Tamiang kembali Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana SIJI ACEH.Com | ACEH TAMIANG – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang kembali memperpanjang masa tanggap darurat bencana selama tujuh hari terhitung sejak 18 Februari 2026 guna melanjutkan penanganan pascabencana di wilayah tersebut. “Hasil rapat tadi memutuskan masa tanggap darurat diperpanjang tujuh hari. Forkopimda sudah setuju karena memang […]

  • Babinsa Koramil 12/Sry Dampingi Petani, Wujudkan Panen Berkualitas

    Babinsa Koramil 12/Sry Dampingi Petani, Wujudkan Panen Berkualitas

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle SIJI ACEH
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Aceh Timur | SijiAceh.Com 22/2/2026 Wujud kepedulian terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan petani terus ditunjukkan oleh aparat kewilayahan. Serda Suyetno, Babinsa Koramil 12/Sry Kodim 0104/Aceh Timur, melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian dalam perawatan tanaman gambas milik Sdr. M. Jafar, anggota Kelompok Tani Bantimo, dengan luas lahan 8 rante, bertempat di Desa Buket Drien, Kecamatan Sungai Raya, […]

  • Walikota Langsa Pastikan Bantuan Korban Banjir Berlanjut, Tahap Berikutnya Masih Dibuka

    Walikota Langsa Pastikan Bantuan Korban Banjir Berlanjut, Tahap Berikutnya Masih Dibuka

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Said Yan Rizal
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Walikota Langsa Pastikan Bantuan Korban Banjir Berlanjut, Tahap Berikutnya Masih Dibuka SIJI ACEH.Com | Kota Langsa – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa melaporkan penyaluran bantuan stimulan bagi korban banjir yang telah memasuki Tahap II, pada Selasa (03 Maret 2026). Pada kesempatan itu, Walikota Langsa Jeffry Sentana S Putra menyampaikan langsung laporan tersebut dalam kegiata yang dipimpin […]

expand_less LAGI