Kapoksahli Pangdam IM Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Blang Padang Banda Aceh
- account_circle Maslidar
- calendar_month 16 jam yang lalu
- visibility 24
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
www.SIJI.OR.ID
Senin, 01 Juni 2026
Banda Aceh – Kepala Kelompok Staf Ahli Pangdam Iskandar Muda (Kapoksahli Pangdam IM), Brigadir Jenderal TNI Mahesa Fitriadi, mewakili Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., bertindak selaku Inspektur Upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh, Senin (01/06/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh Para Perwira, Bintara, Tamtama serta Pegawai Negeri Sipil Kodam Iskandar Muda. Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, sebagai bentuk penegasan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tetap menjadi dasar utama dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus berkontribusi terhadap terciptanya perdamaian dunia.

Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Dalam amanatnya disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi bagi seluruh bangsa Indonesia untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Disampaikan pula bahwa Pancasila merupakan “bintang penuntun” yang telah terbukti mampu menjaga keutuhan bangsa Indonesia di tengah keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama. Di tengah dinamika global yang penuh tantangan dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai bangsa besar yang mampu menjaga persatuan dalam keberagaman.
“Pancasila adalah jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik dunia,” demikian salah satu poin penting yang dibacakan dalam amanat tersebut.
Dalam pidato tersebut juga ditegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menjaga ketertiban dunia sebagaimana amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.(***)
Redaksi : T.R.Ade Pratama Putra
Editor : Maslidar
Copyright © Tim SIJI Nagan Raya Provinsi ACEH 2026
- Penulis: Maslidar
















Saat ini belum ada komentar