Masyarakat Melalui Bupati Aceh Timur Minta Penangguhan Kredit Korban Bencana Banjir
- account_circle Said Yan Rizal
- calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
- visibility 181
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Masyarakat Melalui Bupati Aceh Timur Minta Penangguhan Kredit Korban Bencana Banjir
SIJI ACEH.Com | ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Provinsi Aceh, mengirimkan surat permintaan penangguhan pembayaran kredit kepada seluruh perbankan, perusahaan leasing, dan lembaga pembiayaan yang beroperasi di wilayah itu untuk korban bencana alam.
Permintaan ini menyusul banjir, longsor, dan puting beliung yang melanda kabupaten tersebut dalam dua bulan terakhir.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menyampaikan permintaan tersebut melalui surat resmi Nomor 581/237, tertanggal 14 Januari 2026. Surat ditujukan kepada pimpinan bank dan lembaga pembiayaan di Kabupaten Aceh Timur.
“Kondisi masyarakat pascabencana saat ini belum memungkinkan untuk memenuhi kewajiban cicilan kredit karena banyak warga kehilangan rumah, usaha, serta sumber penghidupan,” ujar Al-Farlaky per telepon, Rabu (14/01/2026).
Masyarakat diharapkan dapat fokus pada pemulihan kehidupan tanpa terbebani kewajiban cicilan.
Ia mengatakan, proses pembangunan dilakukan secara intensif dengan melibatkan ribuan tenaga kerja dari sejumlah BUMN Karya.
“Dalam proses pembangunan ini kita memperkerjakan 24 jam 1.635 orang yang terdiri dari pekerja BUMN Karya, ada Hutama Karya, Waskita Karya, Wijaya Karya, PP, Brantas Abipraya, dan Adhi Karya,” ujarnya.
Selain huntara, Danantara juga menyiapkan hunian tetap yang lokasinya berada di sekitar kawasan tersebut.
“Kami juga akan menyerahkan hunian tetapnya yang sebetulnya hanya di seberang dari sini, seluas tiga hektar,” katanya.
Menurutnya, Danantara menargetkan penyelesaian ribuan unit rumah untuk tiga provinsi terdampak bencana banjir besar dalam waktu dekat dengan dukungan pendanaan dari CSR BUMN.
“Kurang lebih kita anggarkan Rp.1 triliun dan yang sudah kami keluarkan saat ini kurang lebih Rp.655 miliar,” ucap Risan.
Ia menyampaikan jika hunian yang dibangun tersebut layak ditempati.
“Pembangunan rumah hunian sementara ini bisa dibilang layak dan beradab,” katanya.
(Red)
Penasehat DPW SIJI ACEH
(Said Yan Rizal)

- Penulis: Said Yan Rizal












Saat ini belum ada komentar