PTPN IV Regional VI Mengangapi Persoalan Diduga Tidak Provesional
- account_circle SIJI ACEH
- calendar_month Minggu, 28 Des 2025
- visibility 202
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kota Langsa sijiaceh.com 28/12/2025 PTPN IV Regional VI Mengangapi Persoalan Diduga Tidak Provesional Tudingan tersebut tidak Sementara. menyelesaikan masalah lingkungan, serta cenderung menunjuk pada pihak yang dianggap bertanggung jawab.
Manajemen menegaskan bahwa perkebunan sawit PTPN IV Regional VI bukanlah hasil ekspansi baru, melainkan kawasan yang telah dikelola sejak masa kolonial Belanda dan dilanjutkan pengelolaannya oleh negara. Sejak awal tahun 1990-an, PTPN IV Regional VI tidak pernah melakukan pembukaan lahan baru maupun perluasan areal.
Sebaliknya, luas Hak Guna Usaha (HGU) PTPN IV Regional VI justru terus mengalami penurunan. Sejumlah areal dilepas untuk kepentingan fasilitas umum dan pembangunan daerah.
Melalui Humas Regional VI M. Febriansyah menilai bahwa narasi yang hanya menyoroti satu perusahaan BUMN negara, tanpa menggambarkan realitas keberadaan banyak perusahaan perkebunan sawit lain di Aceh, berpotensi menyebarkan opini publik dan mendorong akar permasalahan sebenarnya.
Aceh merupakan wilayah dengan aktivitas perkebunan, lintas kepemilikan dan sektor, sehingga tidak logis dan tidak adil jika masalah banjir dan kerusakan lingkungan direduksi menjadi kesalahan satu entitas saja.
“Jika tudingan dilakukan tanpa menyertakan data hidrologi, kajian strategi lingkungan hidup, serta tata ruang lintas sektor, maka pernyataan tersebut lebih menyerupai opini sepihak daripada kritik berdasarkan fakta,”
Perusahaan juga menegaskan bahwa seluruh kegiatan operasional dijalankan di dalam HGU yang sah secara hukum, tanpa membuka kawasan hutan lindung maupun kawasan konservasi.
PTPN IV Regional VI secara konsisten menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pada saat bencana berupa sembako, bantuan air bersih, dukungan penanganan bencana lainnya berupa sandang pangan, alat berat, truk pada saat pasca banjir yang mana selalu berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat khususnya di wilayah Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur dan Aceh Utara.
“Saat ini PTPN IV PalmCo masih tetap fokus menangani bencana dimana mulai dari pemberian sembako, bantuan air bersih, pemakaian alat berat dan truk untuk pembersihan sampah dan lumpur, bahkan saat ini gerakan puluhan relawan dari Regional I & II PTPN IV terjun bahu membahu membersihkan beberapa titik di area serta fasilitas umum seperti jalan, sekolah yang masih berlumpur di Kabupaten Aceh Tamiang” tutup Febri.
PTPN IV fokus dan terus berkomitmen menangani bencana yang mana PTPN juga menyiapkan lahan untuk pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bersama-sama perusahaan Danantara Indonesia lainnya bagi warga Aceh Tamiang.
Regional VI menghormati peran LSM sebagai bagian dari kontrol sosial. Namun demikian, perusahaan mengingatkan bahwa upaya menjaga keselamatan rakyat Aceh tidak akan tercapai melalui tudingan sepihak dan generalisasi, melainkan melalui pendekatan objektif, berbasis data, serta dialog konstruktif yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.Mengakhiri melalui media ini, pada 28 Desember 2025.
Sumber Humas PTPN IV Regional VI
(Pewarta Hendrik)
- Penulis: SIJI ACEH












Saat ini belum ada komentar