Kota Langsa Tampilkan Pesona Budaya Pesisir Timur Aceh pada Karnaval Rakernas XVIII APEKSI 2026
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
- visibility 34
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sepanjang Jalan Pemuda hingga Lapangan Merdeka, kawasan Kesawan, Medan, ribuan masyarakat memadati jalur karnaval untuk menyaksikan parade budaya dari seluruh kota anggota APEKSI. Di antara berbagai penampilan yang memukau, kontingen Kota Langsa tampil memikat dengan mengangkat harmoni keberagaman budaya yang menjadi identitas daerah.
Kontingen Kota Langsa dipimpin langsung oleh Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, bersama Ketua TP PKK Kota Langsa, Ny. Devi Jeffry Sentana. Balutan busana adat dan atraksi budaya yang ditampilkan merefleksikan keberagaman suku, budaya, dan tradisi yang hidup berdampingan dalam semangat persatuan di Kota Langsa.
Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, mengatakan keikutsertaan Kota Langsa dalam Karnaval Budaya bukan sekadar menampilkan kekayaan seni dan tradisi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada masyarakat Indonesia.
“Kota Langsa merupakan miniatur keberagaman di pesisir timur Aceh. Beragam suku, budaya, bahasa, dan tradisi hidup berdampingan secara harmonis, menjadi kekuatan yang memperkaya identitas daerah kami. Melalui Karnaval Budaya ini, kami ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih mengenal Kota Langsa, menikmati keindahan budayanya, serta melihat berbagai potensi yang kami miliki,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain dikenal sebagai kota dengan kekayaan budaya dan destinasi wisata yang terus berkembang, Kota Langsa juga tumbuh sebagai Kota Jasa dan Kota Pendidikan yang menjadi pusat aktivitas ekonomi, perdagangan, pelayanan, dan pengembangan sumber daya manusia di wilayah timur Aceh.
Menurutnya, Rakernas APEKSI tidak hanya menjadi forum strategis bagi para kepala daerah dalam membahas pembangunan perkotaan, tetapi juga menjadi panggung bersama untuk mempromosikan budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, serta produk-produk unggulan dari masing-masing daerah.
“Kami ingin Kota Langsa semakin dikenal sebagai kota yang aman, nyaman, inklusif, dan penuh keramahan. Melalui momentum ini, kami berharap terjalin kerja sama yang semakin luas antardaerah, meningkatnya kunjungan wisatawan, tumbuhnya investasi, serta semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap potensi Kota Langsa sebagai kota yang maju dan berdaya saing,” tambahnya.
Partisipasi Kota Langsa dalam Karnaval Budaya Rakernas XVIII APEKSI 2026 menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Langsa dalam melestarikan warisan budaya sekaligus memperkuat citra daerah di tingkat nasional. Keberagaman yang dimiliki tidak hanya menjadi identitas, tetapi juga menjadi kekuatan untuk membangun Kota Langsa yang maju, harmonis, dan berdaya saing di masa depan.(*)
- Penulis: Redaksi















Saat ini belum ada komentar