828533
Berita
light_mode
Trending Tags

Uang Anggaran Negara di Monopoli Untuk Kepentingan Pejabat Politik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Opini

Oleh : Zulfadli.S.sos.I.MM

Dua Kekuasaan, Satu Aturan

SijiAceh.Com | Di ruang rapat yang megah dan ber-AC, tergambar jelas pembagian peran yang telah berjalan turun-temurun. Eksekutif adalah pihak yang mengusulkan segala bentuk rencana dan anggaran, sedangkan legislatif memegang kuasa untuk mengesahkannya. Begitu ketat aturannya: usulan lahir dari eksekutif, barulah mendapat persetujuan dari legislatif.

 

Namun di balik aturan resmi itu, tersimpan kenyataan yang jarang terungkap. Menjadi pejabat politik di Konoha bukanlah jalan yang ditempuh tanpa biaya. Banyak modal, tenaga, dan sumber daya yang harus dikeluarkan sejak awal untuk bisa menduduki jabatan. Maka, ketika seseorang berhasil naik ke posisi kekuasaan, pikiran pertamanya bukan lagi semata-mata pelayanan publik, melainkan bagaimana cara mengembalikan modal yang telah dikeluarkan itu.

 

Caranya? Melalui aliran anggaran yang turun ke daerah. Setiap dana yang ditransfer dari pusat ke daerah, hampir selalu dapat dikelola, diatur, bahkan dimonopoli oleh eksekutif dan legislatif Konoha secara bersama-sama. Mereka bekerja sama dalam kesepakatan yang tak tertulis. Karena kedua lembaga ini tidak dapat menjalankan seluruh urusan teknis sendirian, mereka menggunakan aparatur sipil negara sebagai perpanjangan tangan.

 

Salah satu posisi kunci adalah Sekretaris Daerah. Secara struktur, ia menjabat sebagai Ketua Tim Anggaran di tingkat daerah. Begitu pula dengan para Kepala Dinas, yang ditetapkan sebagai Pengguna Anggaran langsung di lapangan. Melalui mereka, mekanisme penguasaan keuangan negara berjalan lancar.

Jejak Penyusunan Anggaran

Ada pola yang terulang setiap tahun, seolah menjadi hukum tak tertulis.

Pertama, sebelum anggaran disahkan, pasti ada tahap pengusulan program. Meskipun secara prosedur teknis draf disusun dan diusulkan oleh dinas-dinas terkait, namun arah dan prioritasnya didominasi oleh kepentingan komisi-komisi di Legeslatif Usulan yang diajukan cenderung mengikuti keinginan politik, bukan semata-mata kebutuhan mendesak masyarakat.

 

Kedua, Sekretaris Daerah selaku Ketua Tim Anggaran tidak bekerja sendiri. Sebelum mengajukan usulan anggaran ke tingkat lebih tinggi, ia terlebih dahulu memastikan kepentingan Kepala Daerah terpenuhi. Itu menjadi syarat mutlak agar posisinya tetap aman dan dipercaya memegang jabatan.

 

Ketiga, Kepala Daerah pun memberikan perintah tegas kepada Sekda: seluruh Kepala Dinas atau Kepala Kantor harus tunduk sepenuhnya di bawah sistem yang dibangun, baik dalam hal administrasi maupun aliran keuangan. Tidak ada yang boleh berjalan sendiri di luar jalur kesepakatan.

 

Keempat, di sinilah inti permainan berlangsung. Para Kepala Dinas selaku Pengguna Anggaran menjadi ujung tombak pengaturan program di lapangan. Anggaran yang tertera di atas kertas sering kali nominalnya jauh lebih besar dibandingkan nilai riil yang digunakan untuk melaksanakan pekerjaan. Akibatnya, kualitas proyek dan pembangunan yang dihasilkan sangat rendah.

 

Hal ini terjadi bukan tanpa alasan. Seperti yang disinggung banyak pihak: para pejabat politik naik ke jabatan dengan mengeluarkan biaya besar. Untuk menutupnya, mereka mengambil bagian dari setiap proyek. Bahkan tidak jarang proyek yang sudah disetujui kemudian dijual hak pelaksanaannya kepada kontraktor lain. Maka tidak mengherankan jika hasil pembangunan negara sering kali tidak lagi bermutu sebagaimana yang diharapkan rakyat.

Bayang-bayang di Balik Pembangunan

Di tengah hiruk-pikuk laporan kemujung ajuan pembangunan yang disampaikan ke publik, ada cerita lain yang hidup. Jalan yang retak hanya setahun setelah dibangun, gedung yang dindingnya mudah lepas, fasilitas umum yang tidak berfungsi sempurna—semua itu adalah cerminan dari cara pengelolaan anggaran yang berorientasi pada kepentingan pribadi dan kelompok.

 

Mekanisme yang dibangun sedemikian rupa membuatnya sulit dibongkar. Eksekutif mengusulkan, legislatif mengesahkan, PNS di Konoha menjalankan teknisnya, dan di setiap tahap ada ruang bagi para pemegang kuasa untuk mengambil keuntungan. Ini bukan rahasia lagi, namun sering kali terselubung di balik tumpukan dokumen resmi dan rapat-rapat yang terkesan rapi.

 

Uang yang seharusnya menjadi hak rakyat, berputar masuk ke dalam lingkaran kekuasaan, digunakan untuk menutup modal dan mengembangkan kekuasaan itu sendiri. Dan selama pola ini dibiarkan berjalan, maka mutu pelayanan serta pembangunan daerah akan terus terjebak dalam keterbatasan dan kekecewaan masyarakat.

cerita ini hanyalah sebuah fiktif belaka dan cerita ini diambil dari sebuah kisah di negara konoha, apa bila ada kemiripan atau kesamaan itu sebuah kebetulan saja.(*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puasa dan Terik Matahari Tak Surutkan Semangat TNI Bangun Jembatan di Pante Bidari

    Puasa dan Terik Matahari Tak Surutkan Semangat TNI Bangun Jembatan di Pante Bidari

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Ali Langsa
    • visibility 120
    • 0Komentar

    SijiAceh.Com | Aceh Timur  – Personel Koramil 20/Pante Bidari Kodim 0104/Aceh Timur, bersama prajurit Zidam Iskandar Muda dan Yonif TP 853/BRB terus melanjutkan pembangunan jembatan di Desa Bukit Bata, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur. Pembangunan jembatan tersebut merupakan salah satu program dari Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) selain program ketahanan pangan yang bertujuan membantu […]

  • Menhan Sjafrie Tinjau Latsarmil Komcad ASN di Brigif 1 Marinir, Tekankan Disiplin dan Loyalitas Negara

    Menhan Sjafrie Tinjau Latsarmil Komcad ASN di Brigif 1 Marinir, Tekankan Disiplin dan Loyalitas Negara

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Maslidar
    • visibility 89
    • 0Komentar

        Rabu, 29 April 2026 ( SIJI NAGAN RAYA), CILANDAK – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan kunjungan kerja ke Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jakarta, pada Rabu (29/4), untuk meninjau Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) ASN kementerian dan lembaga Sebanyak 280 peserta dari 16 instansi mengikuti pelatihan ini. Menhan menyaksikan demonstrasi peserta berupa […]

  • Ketua Siji Aceh Kecam Pernyataan Kadis Pendidikan yang Tolak Konfirmasi Wartawan Non-UKW

    Ketua Siji Aceh Kecam Pernyataan Kadis Pendidikan yang Tolak Konfirmasi Wartawan Non-UKW

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 90
    • 0Komentar

    SijiAceh.Com | Kota Langsa – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Suara Independen Jurnalis Indonesia (DPW SIJI) Aceh “Muhammad.Ali C,JB” melontarkan kritik keras terhadap pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Aceh “Murtala Luddin” yang menyatakan Kepala sekolah agar menolak memberikan konfirmasi kepada wartawan yang belum memiliki sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Pernyataan Kadis Pendidikan itu dinilai bertentangan dengan semangat kebebasan pers yang […]

  • Kapolda Aceh Serahkan Ratusan Paket Daging Meugang kepada Masyarakat dan Awak Media

    Kapolda Aceh Serahkan Ratusan Paket Daging Meugang kepada Masyarakat dan Awak Media

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Kapolda Aceh Serahkan Ratusan Paket Daging Meugang kepada Masyarakat dan Awak Media SIJI ACEH.Com | BANDA ACEH — Polda Aceh menyerahkan ratusan paket daging meugang kepada masyarakat dan awak media, Senin (16 Februari 2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., di area Hanggar Helikopter Mapolda Aceh. Kabid […]

  • KDMP Geudubang Jawa Langsa Diresmikan Presiden Prabowo Bersama 1.061 Koperasi di Seluruh Indonesia

    KDMP Geudubang Jawa Langsa Diresmikan Presiden Prabowo Bersama 1.061 Koperasi di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    SijiAceh.Com | Kota Langsa – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Gampong Geudubang Jawa, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, resmi diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara virtual pada Kamis, 16 Mei 2026. Peluncuran KDMP Geudubang Jawa merupakan bagian dari peresmian serentak 1.061 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia. Kegiatan nasional tersebut dipusatkan di Desa Nglawak, […]

  • Puasa Tak Surutkan Semangat, Babinsa Bersihkan Lumpur Sekolah

    Puasa Tak Surutkan Semangat, Babinsa Bersihkan Lumpur Sekolah

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Ali Langsa
    • visibility 86
    • 0Komentar

    SijiAceh.Com | Aceh Timur  – Semangat pengabdian kepada masyarakat terus ditunjukkan aparat teritorial meskipun sedang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan. Babinsa Koramil 21/Madat Kodim 0104/Aceh Timur, Serda Suyono, bersama para guru TK Negeri Azkia melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan sisa-sisa lumpur di halaman sekolah yang berada di Desa Ulee Ateung, Kecamatan Madat, Kabupaten […]

expand_less LAGI