828533
Berita
light_mode
Trending Tags

Diduga Tidak Transparan Gunakan Dana Desa Sejumlah Warga Minta Inspektorat Kabupaten Lakukan Audit

  • account_circle Ali Langsa
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 134
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SijiAceh.Com | Aceh Timur 10/5/2026 – Dugaan Penyimpangan Dana Pembangunan Gampong di Alue Itam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur, menjadi sorotan tokoh masyarakat, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) dan media online.

Sumber yang di peroleh media ini menyatakan, Ratusan warga Gampong Alue Itam mendesak Inspektorat Kabupaten Aceh Timur segera turun melakukan audit terhadap Pengelolaan Anggaran Gampong yang bersumber dari Dana Desa tahun 2019 – 2024 yang diduga tidak transparan dalam pengelolaanya

Sorotan tajam mengarah kepada oknum mantan Penjabat (Pj).Keuchik Gampong Alue Itam yang berakhir awal tahun 2026, dan yang bersangkutan juga sebut-sebut sebagai Sekretaris Desa pada periode 2019 hingga sekarang.

Warga dan Tokoh Masyarakat Gampong (desa) menilai pengelolaan Dana Pembangunan Gampong (Dana Desa) selama masa itu tertutup dan minim transparansi sebagai yang di amanat oleh undang–undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) nomor 14 tahun 2008.

Dan dasar hukum lainnya yaitu Permendes PDTT Nomor 8 Tahun 2022 (mengatur publikasi swakelola dan partisipatif). Peraturan Menteri Desa PDT Nomor 16 Tahun 2026 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa (menegaskan kewajiban publikasi 2026). Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Dana Desa.UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa dan peraturan pelaksanaannya (mewajibkan informasi tertulis).PMK No. 7 Tahun 2026 .

Timbul masalah yang diduga oleh warga dan tokoh masyarakat adalah waktu pengadaan alat-alat permainan PAUD Milik Gampong Alue Itam, anggaran dan benda yang disediakan tidak sesuai.

Sejumlah Perangkat Gampong Tuha Peut mengaku telah berulang kali meminta secara lisan untuk diperlihatkan dokumen penting berupa Kwitansi pembelian serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) Pengadaan Barang dan hal-hal lain terkait penggunaan Dana Gampong (DanaDesa) tersebut, namun permintaan itu tidak pernah dipenuhi.

“Setiap kali diminta dokumen pengadaan, tidak pernah diperlihatkan. Padahal ini menyangkut uang negara,” ungkap salah seorang perangkat desa yang meminta identitasnya disamarkan.

Kecurigaan publik semakin menguat setelah muncul perbedaan keterangan terkait sumber dana untuk pembelian alat permainan PAUD Gampong tersebut.

Pada saat serah terima jabatan kepada Keuchik Definitif, oknum penjabat (Pj) Keuchik disebut pernah menyampaikan bahwa pembelian alat-alat PAUD berasal dari dana pribadinya, bukan menggunakan Dana Gampong.

Namun belakangan, Perangkat Gampong (Desa) mengklaim menemukan fakta bahwa pengadaan tersebut justru menggunakan Dana Gampong (Dana Desa).

“Awalnya disebut uang pribadi, tapi kemudian diketahui anggarannya berasal dari Dana Gampong (Dana Desa). Ini yang membuat kami mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran,” kata salah satu Perangkat Gampong (Desa) Tuha Peut.

Tak hanya soal dokumen yang sulit diakses, perangkat Gampong juga menyoroti nilai barang yang dibeli dinilai tidak sebanding dengan anggaran yang telah dikeluarkan.

Dugaan Penyelewengan atàu Korupsi pun makin menguat. “Kalau melihat barang yang ada, nilainya jauh dari anggaran yang digunakan. Wajar kalau masyarakat curiga,” ujar sumber lain.

Informasi yang di dapat media ini sebagai bentuk protes, sebanyak 160 dari total 240 warga Gampong Alu Itam telah menandatangani petisi mosi ketidak percayaan kepada pemerintah Gampong (Desa)

Surat tersebut telah dilayangkan kepada Inspektorat dan instansi terkait dengan tuntutan segera audit investigatif atas seluruh penggunaan Dana Desa, khususnya pada pengadaan alat-alat permainan PAUD Gampong Alue Itam.

Warga menilai audit penting dilakukan untuk membuka dugaan praktik pengelolaan anggaran yang tidak sehat di tingkat desa.

“Dana Desa harus dipakai untuk kepentingan masyarakat, bukan mencari keuntungan pribadi dan memperkaya diri,” tegas salah satu tokoh masyarakat.

Masyarakat kini menunggu langkah konkret dari Inspektorat Aceh Timur dan Aparat Penegak Hukum (APH) guna memastikan ada atau tidaknya kerugian negara dalam kasus yang mulai menyita perhatian publik tersebut.

Oknum Mantan Penjabat (Pj) Keuchik Gampong Alue Itam Geuchik Definitif, ketua Tuha Peut belum terkonfirmasi atas tuduhan warga dan tokoh masyarakat Gampong Alue Itam, Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur sehingga keterangan belum diperoleh media ini sampai berita di terbitkan.##

(Team)

  • Penulis: Ali Langsa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaga Kekompakan, CV. Awak Awai Group Gelar Tradisi Makan Gulai Bebek Jelang Ramadhan

    Jaga Kekompakan, CV. Awak Awai Group Gelar Tradisi Makan Gulai Bebek Jelang Ramadhan

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 198
    • 0Komentar

    SijiAceh.Com | Aceh Besar (Tungkop)  Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan, semangat kebersamaan ditunjukkan oleh keluarga besar CV. Awak Awai Group. Bertempat di Tungkop, Aceh Besar, tim ini menggelar acara silaturahmi sederhana dengan memasak dan makan gulai bebek bersama pada Sabtu (14/02/2026). ​Kegiatan ini bukan sekadar makan-makan biasa, melainkan cara perusahaan menjaga kekompakan antar anggota tim […]

  • Kasdam Iskandar Muda Pimpin Upacara Sertijab dan Tradisi Satuan Pejabat Kodam IM

    Kasdam Iskandar Muda Pimpin Upacara Sertijab dan Tradisi Satuan Pejabat Kodam IM

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Maslidar
    • visibility 73
    • 0Komentar

      Rabu, 13 Mei 2026 Banda Aceh – Kepala Staf Kodam Iskandar Muda Brigadir Jenderal TNI Dwi Sasongko, S.E., M.H., mewakili Panglima Kodam Iskandar Muda Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Satuan Pejabat Kodam Iskandar Muda yang berlangsung khidmat di Gedung Malahayati Makodam Iskandar Muda, Banda […]

  • IGTKI Gandeng Pokja Bunda PAUD Gelar Zikir dan Do’a Bersama.

    IGTKI Gandeng Pokja Bunda PAUD Gelar Zikir dan Do’a Bersama.

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    IGTKI Gandeng Pokja Bunda PAUD Gelar Zikir dan Do’a Bersama. SIJI ACEH.Com | Aceh Timur – Bunda PAUD Aceh Timur bersama Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Aceh Timur menggelar zikir dan doa bersama di Masjid Agung Darussalihin, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, Selasa, (10 Februari 2026). Bunda PAUD Aceh Timur, […]

  • Wujudkan Kolaborasi Pembangunan Kota Berkelanjutan, DPD LSM Perintis Aceh Audiensi Pemko Langsa

    Wujudkan Kolaborasi Pembangunan Kota Berkelanjutan, DPD LSM Perintis Aceh Audiensi Pemko Langsa

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    SijiAceh.Com – Kota Langsa – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Perintis Aceh, melakukan kunjungan resmi ke Pemerintah Kota Langsa pada Jum’at 22 Mei 2026. Kunjungan ini bertujuan membuka ruang kerjasama antara organisasi masyarakat sipil dan pemerintah daerah untuk mendorong pembangunan Kota Langsa yang lebih maju, transparan, dan berpihak pada masyarakat. Rombongan DPD […]

  • Pertamina Disinyalir Tak Peduli Kondisi Masyarakat Aceh Pasca Musibah Banjir

    Pertamina Disinyalir Tak Peduli Kondisi Masyarakat Aceh Pasca Musibah Banjir

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 135
    • 0Komentar

    SijiAceh.Com | Kota Langsa 3/2/2026  Pasca bencana banjir Aceh Pertamina kembali memberlakukan Barcode di beberapa SPBU di Kota Langsa, hal ini membuat masyarakat kesulitan dalam mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Kota Langsa. Selasa 3 February 2026. Beberapa pihak menilai bahwa pemberlakuan barcode BBM oleh Pertamina tidak tepat karena perekonomian masyarakat masih sulit pasca-musibah […]

  • Rokok Ilegal Beredar Bebas di Kota Langsa, LSM Desak Polres Langsa dan Bea Cukai Bertindak Terkesan Jangan Tidur.

    Rokok Ilegal Beredar Bebas di Kota Langsa, LSM Desak Polres Langsa dan Bea Cukai Bertindak Terkesan Jangan Tidur.

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Rokok Ilegal Beredar Bebas di Kota Langsa, LSM Desak Polres Langsa dan Bea Cukai Bertindak Terkesan Jangan Tidur. SIJI ACEH.Com | KOTA LANGSA – Beredarnya rokok ilegal di kota Langsa menjadi sorotan masyarakat. Media ini telah menerima informasi bahwa rokok ilegal tersebut dijual di warung-warung kecil di kota Langsa tanpa izin dan merugikan negara. Ironisnya, […]

expand_less LAGI