828533
Berita
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Akibat Amburadulnya pendataan dan Verifikasi Rumah Terdampak Banjir, Penerima Bantuan Simulan Tahab l Harus Kembalikan Uang Bantuan

  • account_circle Ali Langsa
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 188
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SijiAceh.Com | Kota Langsa (Aceh)  – Berangkat dari ketidak becusan dan carut marutnya pendataan dan verifikasi dari tim di bawah  Komando Satgas Penanganan Bencana pascabanjir Kota Langsa berimbas kepada warga yang seharusnya berhak mendapatkan bantuan stimulan rumah rusak menjadi tidak mendapatkan bantuan tersebut, sementara yang tidak berhak mendapat bantuan rehab sehingga atas sanggahan warga dana yang telah ditransfer ke rekening warga yang tidak berhak harus dikembalikan lagi.

Padahal dalam ketentuan sudah jelas tercantum kriteria bagi yang akan mendapat bantuan stimulan rahab rumah antara lain :

-Diprioritaskan bagi rumah Rusak Ringan, Rusak Sedang, dan Rusak Berat serta diberikan kepada pemilik rumah sah/rumah hunian(bukan rumah sewa).

-Status pemilik rumah yang berdiri diatas tanah sah, bukan penyewa atau penghuni kontrakan.

-Velidasi harus terdaftar dalam data yang diverifikasi oleh tim teknis OPD, BPBD, dan masuk dalam tahab l/ll.

-Bukan rumah/asrama, tidak berlaku untuk rumah dinas, asrama TNI/POLRI, atau bangunan diatas tanah instansi.

Puncak dari carut marutnya pendataan dimaksud sehingga mendapat sanggahan dari masyarakat. 

Maka, Sekda Kota Langsa sekaligus Ketua Komando Satgas Penanganan Bencana Kota Langsa, Dra. Suhartini, M.Pd mengeluarkan surat ber nomor :

300.2/1153/2026 Perihal : Pengembalian Dana Bantuan Stimulan Tahab l Tertanggal 1 April 2026 yang telah yang ditujukan kepada (ZA) warga Komplek PJKA (PT.KAI) Gampong Jawa Langsa, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa, dengan alasan tinggal ditanah sewa milik PT. KAI, selanjutnya dana tersebut agar ditransfer kembali ke rekening a/n BPP 175 DSP BPBD Kota Langsa.

Melihat daripada fenomena ini beberapa elemen masyarakat salah satunya dari Pendiri LSM. Bungong Lam Jaroe Aceh, Kota Langsa, Zulfadli, S.Sos.I,.MM menyampaikan, Diduga ini terjadi karena adanya kesengajaan atau Kongkalikong daripada oknum dari tim pendataan atau tim verifikasi dengan calon penerima bantuan.

“Sudah jelas yang ditempati adalah tanah PJKA (PT.KAI) kok bisa lulus verifikasi, ada apa ini  ?). Sementara yang berhak banyak terlewatkan”, ujar Zulfadli yang juga menjabat Sektetaris LSM. Bungong Lam Jaroe tersebut. 

Lain daripada itu, kalau kita mau verifikasi lebih jujur, cermat, akurat dan transparan tanpa ada embel-embel lainnya, bukan kasus rumah di atas tanah sewa saja yang ditemui tapi kasus lainnya seperti yang tidak kena banjir mendapat bantuan stimulan, sedangkan yang jelas-jelas tertimpa musibah tidak mendapatkannya.

“Bagaimana cara pendataaannya, cara verifikasinya?, masak yang jelas terdampak terlewatkan. Apakah pendataannya dari atas gunung? Kata Zulfadli dengan nada bertanya, Selasa, (22/04/2026) di sebuah cafe jalan Ahmad Yani Kota Langsa.

Menyimak statement Sekda/Ketua Komando Satgas Penanganan Bencana di media langsakota.go.id Jum’at, 27 Februari 2026 yang menyatakan bahwa, Pemko Langsa menegaskan seluruh tahapan, mulai dari pendataan hingga penyaluran dilaksanakan secara terbuka, objek, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku antaranya, melalui verifikasi dan vilidasi berjenjang oleh tim enumerator sebagai verifikator dengan melibatkan aparatur Gampong, Kecamatan, unsur Kejaksaan, Kepolisian, TNI, serta tim teknis OPD terkait yang bertujuan memastikan tingkat kerusakan dan kelayakan penerima bantuan rumah sesuai kondisi dilapangan serta dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi maupun hukum.

“Statemen dan penegasan bagus seperti itu kok bisa kecolongan  ? Dan katanya bisa dipertanggungjawabkan secara administrasi maupun hukum lalu atas kecolongan ini, siapa yang akan bertanggungjawab itu  ?”, pungkas Zulfadli.##

(Red)

  • Penulis: Ali Langsa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Dana Daging Megang Korban Terdampak Banjir Aceh Aktivis LSM BLH Angkat Bicara

    Terkait Dana Daging Megang Korban Terdampak Banjir Aceh Aktivis LSM BLH Angkat Bicara

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 275
    • 0Komentar

    SijiAceh.Com | Kota Langsa 21/2/2026  Terkait Dana Daging Megang Korban Terdampak Banjir Aceh, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bungoeng Lam Jaroe (BLH) Zulfadli S Sos,i MM. Menilai, pusat hanya pandainya Ciptakan management konflik untuk Aceh Terkait Dana Pembagian Daging Megang Untuk Korban Terdampak Banjir Aceh. Hal itu disampaikan oleh bung Zul disalah satu kafe ternama di […]

  • Tak Tinggalkan Bekas Banjir, TNI Bersihkan Meunasah Titik Pengungsian di Buket Kreut

    Tak Tinggalkan Bekas Banjir, TNI Bersihkan Meunasah Titik Pengungsian di Buket Kreut

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Ali Langsa
    • visibility 236
    • 0Komentar

    SijiAceh.Com | Aceh Timur  – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir, Babinsa Koramil 20/Pante Bidari Kodim 0104/Aceh Timur, Serka Syukri bersama anggota Yonif TP 853/BRB melaksanakan karya bakti lanjutan pembersihan meunasah yang terdampak banjir di Dusun Buket Kreut, Desa Alue Ie Mirah, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Senin (02/03/2026).   Meunasah tersebut sebelumnya […]

  • Bidhumas Polda Aceh Raih Dua Penghargaan dalam Rakernis Humas Polri 2026

    Bidhumas Polda Aceh Raih Dua Penghargaan dalam Rakernis Humas Polri 2026

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Ali Langsa
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Kamis,16 April 2026 Jakarta — Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Aceh berhasil meraih dua penghargaan dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri Tahun 2026 yang berlangsung di Jakarta, Rabu,15 April 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Humas Polri dari seluruh Indonesia, baik secara luring maupun daring, mulai dari tingkat Mabes hingga kewilayahan. Rakernis Humas Polri […]

  • Jalin Silaturahmi Pengurus SPBUN PTPN I Regional 6 Bersama Manajemen PTPN IV Regional VI Gelar Buka Puasa Bersama

    Jalin Silaturahmi Pengurus SPBUN PTPN I Regional 6 Bersama Manajemen PTPN IV Regional VI Gelar Buka Puasa Bersama

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Jalin Silaturahmi Pengurus SPBUN PTPN I Regional 6 Bersama Manajemen PTPN IV Regional VI Gelar Buka Puasa Bersama SIJI ACEH.Com | KOTA LANGSA – Pengurus Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) PTPN I Regional 6 dan Manajemen PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Regional VI adakan buka puasa bersama Ramadhan 1447 H/2026 M, di Balee Meusapat Kantor […]

  • Sekda Aceh Tinjau Langsung Pelayanan dan Penanganan Pasien di RSUD Langsa

    Sekda Aceh Tinjau Langsung Pelayanan dan Penanganan Pasien di RSUD Langsa

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Ali Langsa
    • visibility 122
    • 0Komentar

    SijiAceh.Com | Kota Langsa – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Nasir meninjau langsung pelayanan kesehatan di RSUD Langsa, Senin (11/05/2026), guna memastikan masyarakat, khususnya warga kurang mampu dan pasien penyakit katastropik, mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal. Dalam kunjungan tersebut, Sekda Aceh didampingi Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Al Azmi, Plh Asisten Administrasi Umum Maimun, Kepala Dinas […]

  • Lubang Besar Kembali Muncul Di Jembatan Sungailung Kota Langsa.

    Lubang Besar Kembali Muncul Di Jembatan Sungailung Kota Langsa.

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    SijiAceh.Com | Kota langsa 3/2/2026 Sungguh ironis sekali, baru di timbun 2 minggu lubang lubang sedalam 3 meter dan lebar 2 meter kembali muncul di ujung jembatan desa sungelung Kota Langsa, akibat pekerjaan yang kurang frofesional dan asal jadi oleh pihak pekerja. Ini berpotensi membahayakan pengguna jalan. Yang menjadi pertanyaan bagai mana bisa pekerjaan penimbunan […]

expand_less LAGI