828533
Berita
light_mode
Trending Tags

Wakil Gubernur Aceh Apresiasi Presiden RI Prabowo, Dana TKD Rp.1,7 Triliun Dikembalikan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • visibility 129
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wakil Gubernur Aceh Apresiasi Presiden RI Prabowo, Dana TKD Rp.1,7 Triliun Dikembalikan

SIJI ACEH.Com | Banda Aceh — Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas keputusan mengembalikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Aceh sebesar Rp.1,7 triliun pada Tahun Anggaran 2026.

Sebelumnya, anggaran TKD Aceh sempat mengalami pemangkasan sebagai dampak kebijakan efisiensi fiskal nasional. Namun, melalui keputusan Presiden, alokasi anggaran tersebut dipastikan kembali utuh.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Aceh, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas perhatian besar yang diberikan kepada Aceh, terutama dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana,” ujar Fadhlullah di Banda Aceh, Sabtu (10/01/2026).

Wakil Gubernur Aceh juga menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang berperan aktif menjembatani komunikasi antara Pemerintah Aceh dan Presiden RI hingga keputusan strategis tersebut dapat segera diambil.

Pengembalian anggaran TKD Aceh tersebut bermula dari Rapat Koordinasi Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana DPR RI dan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang digelar di Banda Aceh.

Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih serta anggota DPR RI, Fadhlullah secara tegas meminta Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, untuk mengembalikan alokasi TKD Aceh guna mendukung pemulihan pascabencana banjir di wilayah Sumatra.

Menindaklanjuti permintaan tersebut, di sela rapat, Sufmi Dasco Ahmad melakukan komunikasi langsung melalui sambungan telepon dengan Presiden Prabowo Subianto. Setelah itu, Dasco menyerahkan sambungan telepon kepada Menteri Keuangan untuk memastikan keputusan teknis anggaran.

Tak berselang lama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa anggaran Aceh tidak mengalami pemangkasan.

“Untuk tahun ini, anggaran Aceh tetap penuh, tidak dipotong,” ujar Purbaya kepada Wakil Gubernur Aceh dalam rapat tersebut.

Selain isu TKD, dalam forum yang sama Fadhlullah juga mendorong pemerintah pusat agar mempercepat pencairan bantuan pascabencana, khususnya bantuan uang harian dari Kementerian Sosial dan bantuan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak banjir.

Ia menegaskan, bantuan uang harian sebesar Rp.15 ribu per jiwa bagi korban dengan kategori rumah rusak berat seharusnya tidak menunggu hingga pembangunan hunian sementara (huntara) selesai.

“Jika harus menunggu huntara rampung, masyarakat akan terlalu lama bertahan di pengungsian. Ini perlu solusi cepat,” tegasnya.

Menurut Fadhlullah, data penerima bantuan telah melalui proses validasi bersama Kementerian Dalam Negeri dan BNPB, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh kementerian terkait.

Wagub Aceh juga menyoroti besaran bantuan pembangunan rumah layak huni dari pemerintah pusat. Ia menjelaskan bahwa standar pembangunan rumah layak huni di Aceh selama ini mencapai Rp.98 juta per unit, sementara bantuan pusat saat ini masih berada di angka Rp.60 juta untuk rumah rusak berat, Rp.30 juta rusak sedang, dan Rp.15 juta rusak ringan.

“Kami berharap besaran bantuan tersebut dapat dikaji ulang dan disesuaikan dengan kondisi di Aceh, agar pemulihan pascabencana tidak hanya cepat, tetapi juga berkualitas,” pungkas Fadhlullah.

(Red)

Penasehat DPW SIJI ACEH

        (Said Yan Rizal) 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua GPPD_ACEH Desak Pemerintah Pusat Tetap kan Bencana Aceh-Sumatra Menjadi Bencana Nasional ‎

    Ketua GPPD_ACEH Desak Pemerintah Pusat Tetap kan Bencana Aceh-Sumatra Menjadi Bencana Nasional ‎

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Ali Langsa
    • visibility 129
    • 0Komentar

      BANDA ACEH Sijiaceh.com 31/12/2025      Ketua Lembaga GPPD_ACEH (Gerakan Pemuda Peduli Dhuafa Aceh ) T Jamalul iqbal,SH desak Pemerintah Pusat untuk tetapkan Banjir-Longsor Aceh dan Sumatera Sebagai Bencana Nasional, Minggu (21/12/2025), ‎ ‎T Jamalul Iqbal Yang Akrap Di Sapa Iqbal Ini menilai bencana yang berulang tidak terlepas dari persoalan lingkungan hidup dan tata […]

  • Gubenur Penuhi Tuntutan, Pendemo Keliling Kota Rayakan Kemenangan Rakyat Aceh.

    Gubenur Penuhi Tuntutan, Pendemo Keliling Kota Rayakan Kemenangan Rakyat Aceh.

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Ali Langsa
    • visibility 180
    • 1Komentar

    SijiAcehCom | Banda Aceh – Aksi Unjuk rasa (Demo) yang menamakan dirinya Aliasi Rakyat Aceh (ARA) membuahkan hasil yang mengembirakan. Meski tidak mendapatkan izin dari kepolisian, ARA tetap melaksanakan aksi, karna Demo gak butuh izin yang di perlukan hanya pemberitahuan, ujar salah seorang kordinator aksi (Muhammad Ihsan) di Banda Aceh, Senin 18 Mei 2026. Sejak […]

  • TNI–Guru Bersatu, Dibersihkan SMAN 1 Pante Bidari Pasca Banjir

    TNI–Guru Bersatu, Dibersihkan SMAN 1 Pante Bidari Pasca Banjir

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Babinsa Koramil 20/Pante Bidari Kodim 0104/Aceh Timur, Serma Tri Mulyadi, bersama anggota Batalyon TP 853/BRB serta para guru melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan SMAN 1 Pante Bidari pasca bencana banjir, bertempat di Desa Meunasah Tunong, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, ( sijiaceh.com ) Senin 05/01/2026. Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan sisa lumpur, sampah, dan material […]

  • GAMPATA Serahkan Kajian Anggaran Bencana ke Kepolisian Daerah Aceh, Soroti Transparansi BTT dan TKD

    GAMPATA Serahkan Kajian Anggaran Bencana ke Kepolisian Daerah Aceh, Soroti Transparansi BTT dan TKD

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 326
    • 0Komentar

    SijiAceh.Com | Banda Aceh 19/2/2026  Gerakan Anak Muda Pembela Tanoh Aceh (GAMPATA) menyerahkan kajian dan analisis terkait pengelolaan anggaran penanganan bencana hidrometeorologi 2025 kepada Direktorat Intelijen Keamanan (Dit Intelkam) Kepolisian Daerah Aceh, Kamis, 19 Februari 2026. Dokumen itu diterima langsung oleh Direktur Intelkam di Markas Polda Aceh. Koordinator GAMPATA, Sabaruddin, mengatakan kajian tersebut disusun berdasarkan penelusuran informasi terbuka […]

  • Ketua MPR RI dan Mendagri Gelar Rapat Bersama Pemerintah Aceh, Bahas Pemulihan Pascabencana.

    Ketua MPR RI dan Mendagri Gelar Rapat Bersama Pemerintah Aceh, Bahas Pemulihan Pascabencana.

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Ketua MPR RI dan Mendagri Gelar Rapat Bersama Pemerintah Aceh, Bahas Pemulihan Pascabencana. SIJI ACEH.Com | Banda Aceh – Mewakil Bupati Aceh Timur, Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, S.Pd.I., M.H, menghadiri undangan kunjungan kerja Pimpinan MPR RI H. Ahmad Muzani, S.Sos, bersama Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito […]

  • Langsa Masuk Kategori “Kota dengan Lompatan Besar” pada Rakernas APEKSI 2026 di Medan

    Langsa Masuk Kategori “Kota dengan Lompatan Besar” pada Rakernas APEKSI 2026 di Medan

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

      SijiAceh.Com | Medan – Kota Langsa kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang berlangsung di Medan, Rabu (1/7/2026), Kota Langsa dinobatkan sebagai salah satu “Kota dengan Lompatan Besar” atas keberhasilannya mencatat pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan. Rakernas XVIII APEKSI yang berlangsung […]

expand_less LAGI