COBA
Berita
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Geger, Dana Ratusan Juta Hilang, Kantor Pegadaian Terancam Disegel Total

Geger, Dana Ratusan Juta Hilang, Kantor Pegadaian Terancam Disegel Total

  • account_circle SIJI ACEH
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SijiAceh.Com | Bima–NTB – Skandal dugaan penipuan dan penggelapan dana di tubuh Pegadaian mengguncang warga Desa Mawu, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima. Nusa Tenggara Barat (NTB). Kasus ini kian memanas setelah munculnya tekanan dari organisasi mahasiswa yang siap mengawal hingga tuntas, serta telah resmi masuk ke ranah hukum.

Listiani, seorang karyawan PT Pegadaian, kepada media ini, Rabu (01/04/2026) mengaku menjadi korban dalam kasus yang diduga melibatkan oknum kasir dan agen Pegadaian lainnya.

Ia mengungkapkan bahwa dana hasil gadai emas milik nasabah justru dialihkan secara misterius ke rekening pribadi agen di Desa Nipa, Julfar, tanpa sepengetahuan dan persetujuannya.

Akibat kejadian ini, kerugian yang ditanggung mencapai 478 gram emas atau setara sekitar Rp:834 juta. Lebih mengejutkan lagi, dari hasil penelusuran rekening koran ditemukan aliran dana mencurigakan hingga Rp1,9 miliar yang ditransfer bertahap sejak Oktober 2025 hingga Maret 2026.

“Saya benar-benar tidak tahu soal transaksi itu. Tiba-tiba ada aliran dana besar dari rekening saya ke rekening orang lain,” ungkap Listiani dengan nada syok.

Ia menjelaskan, seluruh proses transaksi yang dijalankannya telah sesuai prosedur, bahkan dirinya telah mengikuti pelatihan resmi operasional Pegadaian di Jakarta pada November 2025. Namun, praktik di lapangan justru menunjukkan dugaan penyimpangan serius.

Dana hasil gadai emas yang seharusnya diterima pihak berhak, justru dialihkan oleh oknum kasir ke rekening Julfar tanpa surat kuasa, tanpa persetujuan tertulis, dan tanpa dasar hukum.

“Saya tidak hanya dirugikan secara materi, tapi juga secara sosial dan hukum. Saya bisa disalahkan atas sesuatu yang tidak saya lakukan,” tegas Listiani yang juga kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Lafran Pane Cabang Bima.

Ironisnya, Listiani justru menjadi sasaran tuntutan masyarakat, meski ia mengaku tidak menikmati sepeser pun dari dana tersebut.

Kasus Resmi Dilaporkan ke Polisi

Perkara ini kini telah resmi dilaporkan ke pihak kepolisian melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bima Kota oleh kuasa hukum korban. Laporan tersebut menjadi langkah awal untuk mengusut dugaan penipuan dan penggelapan yang menyeret nama internal Pegadaian.

Selain itu, tekanan hukum juga diperkuat oleh langkah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Bima yang menegaskan akan menempuh jalur pidana dengan melaporkan kasus ini kepada aparat penegak hukum jika tidak ada penyelesaian dari pihak terkait.

SEMMI Turun Tangan: Segel Kantor Jadi Ancaman Nyata

Di tengah bergulirnya kasus ini, SEMMI Cabang Bima tampil sebagai garda pengawal, menekan pihak Pegadaian agar bertanggung jawab.

SEMMI bahkan telah melakukan penyegelan kantor UPC Pegadaian Kecamatan Ambalawi sebagai bentuk peringatan keras. Namun, mereka menegaskan bahwa aksi tersebut baru langkah awal.

“Jika persoalan ini tidak direspons secara serius dan terbuka, maka kami pastikan kantor Pegadaian Ambalawi akan disegel total,” tegas pernyataan Ketua SEMMI Cabang Bima, Hairul dan Sekretaris Arif Dermawan, Rabu (01/04/2026).

Menurut SEMMI, sikap diam pihak Pegadaian dinilai sebagai bentuk pembiaran terhadap dugaan pelanggaran hukum yang terjadi di internal mereka. Mereka mengaku telah mengantongi bukti kuat terkait dugaan pengalihan dana oleh oknum kasir kepada agen di Desa Nipa.

Tidak hanya itu, SEMMI juga melayangkan somasi resmi kepada Direktur Utama PT Pegadaian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Menteri BUMN pada 26 Maret 2026, dengan tenggat waktu tiga hari untuk merespons tuntutan.

SEMMI menilai kasus ini berpotensi sebagai perbuatan melawan hukum serius, bahkan dapat mengarah pada tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman berat.

Mereka menuntut:

* Pengembalian seluruh kerugian nasabah

* Transparansi penuh seluruh transaksi

* Sanksi tegas terhadap oknum yang terlibat

Selain itu, SEMMI juga mengancam akan:

* Menggelar aksi besar-besaran

* Mengawal proses hukum hingga tuntas melalui jalur perdata, pidana, dan administrasi

“Ini bukan hanya soal Ambalawi, tapi soal kepercayaan publik yang tidak boleh dikhianati,” tegas mereka.

Menunggu Ketegasan, Publik Resah

Hingga berita ini diturunkan, pihak kasir Pegadaian maupun agen Julfar belum memberikan klarifikasi resmi. Sementara itu, masyarakat terus dihantui keresahan atas keamanan dana mereka.

Dengan laporan yang telah masuk ke kepolisian dan tekanan dari publik serta mahasiswa, kasus ini kini memasuki babak serius.

Apakah ini hanya ulah oknum, atau ada skandal yang lebih besar?

Publik kini menanti langkah tegas aparat penegak hukum dan transparansi dari pihak Pegadaian.##

(Charles)

  • Penulis: SIJI ACEH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli Dunia Pendidikan, TNI Gelar Aksi Bersih Sekolah

    Peduli Dunia Pendidikan, TNI Gelar Aksi Bersih Sekolah

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Ali Langsa
    • visibility 99
    • 0Komentar

    SijiAcehCom | Aceh Timur – Dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang bersih dan nyaman, Sertu Arisandi Babinsa Koramil 08/Simpang Ulim (SPU) Kodim 0104/Aceh Timur bersama personel Batalyon TP/BRB melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan halaman TK Negeri Pembina di Desa Gampong Blang, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur. Jumat (27/02/2026).   Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan […]

  • Dr.Sayed Mahdi Serahkan Sejumlah Al,Qur’an dan Kitab Kepada Dayah Terdampak Banjir Aceh

    Dr.Sayed Mahdi Serahkan Sejumlah Al,Qur’an dan Kitab Kepada Dayah Terdampak Banjir Aceh

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle SIJI ACEH
    • visibility 349
    • 0Komentar

    SijiAceh.Com | Aceh Timur 16/2/2026 Bencana banjir Aceh pada 26 November 2026 silam telah merusak semua infrastruktur, tidak terkecuali lembaga-lembaga pendidikan seperti sekolah dan Dayah. Banyak buku-buku, kitab dan Al Qur’an yang tidak dapat di gunakan lagi. Pemerhati pendidikan “Dr.Sayed Mahdi” Melakukan kunjungan ke beberapa Dayah terdapak bencana banjir Aceh, di antaranya Dayah Darul Istiqamah […]

  • Babinsa dan Warga Kompak Bersihkan Fasilitas Umum di Simpang Ulim

    Babinsa dan Warga Kompak Bersihkan Fasilitas Umum di Simpang Ulim

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Ali Langsa
    • visibility 73
    • 0Komentar

    SijiAceh.Com | Aceh Timur  – Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga binaan, Sertu Arisandi Babinsa Koramil 08/Simpang Ulim Kodim 0104/Aceh Timur melaksanakan kegiatan gotong royong bersama masyarakat membersihkan sisa lumpur pasca banjir di kamar mandi dan WC Meunasah Desa Matang Weng, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, Senin (16/03/2026).   Kegiatan gotong royong tersebut dilakukan guna […]

  • Kapolda Aceh Tinjau Langsung Pembangunan HUNTAP Polri di Aceh Tamiang, Dorong Percepatan 150 Unit Rumah

    Kapolda Aceh Tinjau Langsung Pembangunan HUNTAP Polri di Aceh Tamiang, Dorong Percepatan 150 Unit Rumah

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Said Yan Rizal
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Kapolda Aceh Tinjau Langsung Pembangunan HUNTAP Polri di Aceh Tamiang, Dorong Percepatan 150 Unit Rumah SIJI ACEH.Com | ACEH TAMIANG – Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah meninjau langsung progres pembangunan Hunian Tetap (HUNTAP) Polri di Kabupaten Aceh Tamiang, Jum’at (06 Februari 2026). Pembangunan huntap tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan dan […]

  • Penyaluran Zakat Rp 855 Juta kepada 7.700 Mustahik Oleh Baitul Mal Kota Langsa

    Penyaluran Zakat Rp 855 Juta kepada 7.700 Mustahik Oleh Baitul Mal Kota Langsa

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Ali Langsa
    • visibility 136
    • 0Komentar

    SijiAceh.Com | Kota Langsa  – Pemerintah Kota Langsa melalui Baitul Mal Kota Langsa menyalurkan dana zakat sebesar Rp855.000.000 kepada 7.700 mustahik yang terdiri dari asnaf fakir dan miskin di seluruh wilayah Kota Langsa. Walikota Langsa Jeffry Sentana S Putra, SEmelalui Asisten I Setda Kota Langsa Al Azmi, S.STP, M.SP menyampaikan apresiasi kepada Baitul Mal dan […]

  • Tak Tinggalkan Bekas Banjir, TNI Bersihkan Meunasah Titik Pengungsian di Buket Kreut

    Tak Tinggalkan Bekas Banjir, TNI Bersihkan Meunasah Titik Pengungsian di Buket Kreut

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Ali Langsa
    • visibility 121
    • 0Komentar

    SijiAceh.Com | Aceh Timur  – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir, Babinsa Koramil 20/Pante Bidari Kodim 0104/Aceh Timur, Serka Syukri bersama anggota Yonif TP 853/BRB melaksanakan karya bakti lanjutan pembersihan meunasah yang terdampak banjir di Dusun Buket Kreut, Desa Alue Ie Mirah, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Senin (02/03/2026).   Meunasah tersebut sebelumnya […]

expand_less LAGI