828533
Berita
light_mode
Trending Tags

LEMBAGA BUNGONG LAM JAROE SURATI PT. MIFA BERSAUDARA TERKAIT PENCEMARAN LAUT, HINGGA KINI BELUM DITANGGAPI

  • account_circle Team barat selatan
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
  • visibility 188
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

www.SijiAceh.com

Sabtu, 11 Juli 2026

MEULABOH, ACEH – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bungong Lam Jaroe secara resmi melayangkan surat pengaduan kepada perusahaan tambang batubara PT. Mifa Bersaudara terkait dugaan pencemaran lingkungan laut akibat limbah batubara di wilayah pesisir Kabupaten Aceh Barat.

Namun, hingga Sabtu (11/07/2026), surat pengaduan yang dikirim sejak 7 Juli 2026 tersebut diklaim belum mendapatkan tanggapan maupun klarifikasi resmi dari pihak perusahaan.

 

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Lembaga Bungong Lam Jaroe Aceh Barat “Maslidar“, menyebut kondisi lingkungan pesisir saat ini sangat memprihatinkan. Menurutnya, limbah berupa serbuk dan butiran batubara diduga telah mencemari kawasan pantai dan mengancam ekosistem laut.

 

“Pantai kini terlihat menghitam. Serbuk dan butiran batubara menempel di pasir, batu karang, bahkan pada perahu nelayan. Terumbu karang diduga mengalami kerusakan dan hasil tangkapan nelayan terus menurun.

Persoalan ini sudah kami sampaikan secara resmi kepada PT. Mifa Bersaudara, namun hingga kini belum ada jawaban,” ujar Maslidar kepada wartawan di Meulaboh.

Ia menambahkan, dugaan pencemaran tersebut tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga berimbas langsung terhadap kehidupan ekonomi masyarakat pesisir.

 

Menurut data yang dihimpun lembaga tersebut, lebih dari 300 Kepala Keluarga (KK) nelayan di Kecamatan Johan Pahlawan dan sejumlah wilayah pesisir lainnya mengeluhkan penurunan hasil tangkapan ikan yang disebut mencapai hingga 89 persen dalam beberapa bulan terakhir.

“Ini bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut kehidupan masyarakat yang menggantungkan nasibnya di laut. Nelayan mengaku semakin sulit memperoleh hasil tangkapan, sehingga berdampak pada pendapatan dan kebutuhan keluarga mereka,” katanya.

 

Maslidar juga meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Barat serta instansi terkait untuk segera turun tangan melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap dugaan pencemaran tersebut.

 

“Kami meminta pemerintah tidak menutup mata terhadap keluhan masyarakat. Kepentingan rakyat harus menjadi prioritas utama, terlebih masyarakat pesisir merupakan pihak yang paling merasakan dampaknya,” tegasnya.

 

LSM Bungong Lam Jaroe menilai belum adanya respons dari pihak perusahaan mencerminkan kurangnya komunikasi dan itikad baik dalam menyikapi aspirasi masyarakat terkait persoalan lingkungan.

 

“Kami telah menempuh jalur kelembagaan dengan mengirimkan surat resmi. Jika persoalan ini terus diabaikan, kami akan membawa permasalahan ini ke tingkat yang lebih tinggi, termasuk menyampaikan laporan kepada Kementerian ESDM, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta DPR RI,” ujar Maslidar.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT. Mifa Bersaudara belum memberikan pernyataan resmi terkait surat pengaduan yang dilayangkan oleh Lembaga Bungong Lam Jaroe. Upaya konfirmasi kepada pihak perusahaan juga disebut masih menunggu tanggapan.

 

Lembaga Bungong Lam Jaroe mendesak agar dilakukan pengujian lingkungan secara independen guna memastikan kondisi perairan pesisir Aceh Barat, sekaligus meminta adanya langkah penanganan apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan lingkungan yang berlaku.(***)

Redaksi : Tim Siji Aceh

  • Penulis: Team barat selatan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Polemik di Sungai Raya, Oknum Sekdes dan Ketua Organisasi Ilegal Salah Kaprah

    Terkait Polemik di Sungai Raya, Oknum Sekdes dan Ketua Organisasi Ilegal Salah Kaprah

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 487
    • 0Komentar

    Terkait Polemik di Sungai Raya, Oknum Sekdes dan Ketua Organisasi Ilegal Salah Kaprah SijiAceh.Com | Aceh Timur – Polemik yang terjadi pada salah satu desa di kecamatan Sungai Raya Kabupaten Aceh Timur, mendapat perhatian khusus, tokoh masyarakat, jurnalis media online dan salah satu ketua organisasi yang diduga ilegal (Tak memiliki kantor dll), Jum’at (01/05/2026). Kasus tersebut […]

  • Walikota Langsa Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Tegaskan Kesiapan Dukung Program Nasional

    Walikota Langsa Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Tegaskan Kesiapan Dukung Program Nasional

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 209
    • 0Komentar

    SijiAceh.Com | Bogor 3/2/2026 Walikota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, SE, dan Wakil Walikota Langsa Muhammad Haikal Alfisyahrin, ST, mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026). Kegiatan berskala nasional ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan koordinasi antara pemerintah pusat dan […]

  • Korban Bencana Banjir & Tanah Longsor Aceh Kembali Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT TMT

    Korban Bencana Banjir & Tanah Longsor Aceh Kembali Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT TMT

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Korban Bencana Banjir & Tanah Longsor Aceh Kembali Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT TMT SIJI ACEH.Com | BANDA ACEH – Korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh kembali menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp.2,5 miliar. Kali ini bantuan tersebut diberikan PT Tiara Marga Trakindo (TMT) dan diterima secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, […]

  • Prestasi Membanggakan, JDIH Kota Langsa Raih Predikat AA Tingkat Nasional

    Prestasi Membanggakan, JDIH Kota Langsa Raih Predikat AA Tingkat Nasional

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    SijiAceh.Com | Kota Langsa 11/5/2026 – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa berhasil meraih nilai 89 dengan Kategori AA dalam Penilaian Kinerja Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Tahun 2025 yang dilaksanakan oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum Republik Indonesia. Capaian tersebut mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Pada tahun 2024, JDIH Kota Langsa memperoleh […]

  • Wakil Gubernur Aceh Apresiasi Presiden RI Prabowo, Dana TKD Rp.1,7 Triliun Dikembalikan

    Wakil Gubernur Aceh Apresiasi Presiden RI Prabowo, Dana TKD Rp.1,7 Triliun Dikembalikan

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Wakil Gubernur Aceh Apresiasi Presiden RI Prabowo, Dana TKD Rp.1,7 Triliun Dikembalikan SIJI ACEH.Com | Banda Aceh — Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas keputusan mengembalikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Aceh sebesar Rp.1,7 triliun pada Tahun Anggaran 2026. Sebelumnya, anggaran TKD Aceh sempat […]

  • SD 2 Muhammadiyah Gandeng Bimbel 99 Gelar Try Out TKA Berbasis Digital

    SD 2 Muhammadiyah Gandeng Bimbel 99 Gelar Try Out TKA Berbasis Digital

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 180
    • 0Komentar

    SD 2 Muhammadiyah Gandeng Bimbel 99 Gelar Try Out TKA Berbasis Digital SIJI ACEH.Com | Kota Langsa — Langkah progresif dalam meningkatkan mutu pendidikan kembali ditunjukkan oleh SD 2 Muhammadiyah Kota Langsa. Bekerja sama dengan Bimbel 99, sekolah ini sukses menyelenggarakan Try Out Tes Kemampuan Akademik (TKA) berbasis digital yang diikuti sekitar 80 siswa kelas […]

expand_less LAGI