Aktivis LSM Bungoeng Lam Jaroe Meminta Kepada Kapolri, Oknum Aparat di Morowali Jangan Lepas dari Tanggung Jawab Terkait penangkapan Oknum Jurnalis
- account_circle Said Yan Rizal
- calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
- visibility 119
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Aktivis LSM Bungoeng Lam Jaroe Meminta Kepada Kapolri, Oknum Aparat di Morowali Jangan Lepas dari Tanggung Jawab Terkait penangkapan Oknum Jurnalis
SIJI ACEH.Com | KOTA LANGSA – Aktivis Bungoeng Lam Jaroe, meminta kepada Kapolri untuk oknum aparat di Morowali jangan lepas dari tangung jawab terkait penangkapan oknum Jurnalis, Menurut Zulfadli.S.sos.l.MM selaku aktivis LSM Bungoeng Lam Jaroe melihat kronologis kejadian penangkapan jurnalis di Morowali terkesan ada suatu masalah yang di sembunyikan dari publik,
“Karena permasalahan yang saya simak dari keterangan warga Morowali yang kita dengarkan langsung dari komentarnya di media sosial maka disini saya, Melihat oknum aparat kita entah kurang peka atau gak tau kerja atau pun entah apalah yang jelas terkesan mereka sudah bekerja untuk perusahaan tidak lagi bekerja buat rakyat yang menggaji mereka.
“Padahal terbentuk nya instansi polisi itu gunanya untuk mengayomi hajat rakyat bukan terkesan di duga untuk memback up perusahaan tertentu. ujar Zufadli melalui media ini, Rabu (07/01/2026).
” Zulfadli menambahkan kembali, saya mengharapkan kepada wakil rakyat khususnya kepada komisi hukum di DPR-RI terkait penangkapan jurnalis Morowali haruslah di cermati kembali mengapa hal ini bisa terjadi mungkin rasa kepercayaan rakyat kepada oknum APH di Morowali sudah kurang sehingga rakyat terkesan main hakim sendiri terhapus perusahan tersebut,” ungkapnya.
“Kalau hal itu memenag benar terjadi yang saya perkirakan maka saya minta kepada wakil rakyat di DPR RI komisi hukum segera copot dan berikan sangsi hukum terhadap oknum orang nomor satu di lingkungan polres Morowali agar perlakuan hukum itu adil tidak berat sebelah,” tandas Zulfadli.
(Red)
- Penulis: Said Yan Rizal












Saat ini belum ada komentar