Jaminan Kualitas Air Bersih & Seleksi Direktur PDAM Tirta Kemuning Jadi Fokus Utama Publik
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
- visibility 30
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Zulfadli S Sos,i,MM, pendiri Lembaga Swadaya Masyarakat Bungong Lam Jaro (BLJ) menyampaikan hal tersebut dalam keterangannya terkait pelayanan air bersih di Kota Langsa. Menurutnya, sistem penyaluran air hasil olahan dari Instalasi Produksi Air Bersih menuju jaringan distribusi wajib diawasi secara ketat.
“Pencucian pipa (flushing/wash up) pada jalur distribusi hingga ke titik pelanggan harus dilakukan sesuai standar Kementerian Kesehatan RI,” tegas Zul.
Ia menambahkan, pemeriksaan kualitas air tidak boleh hanya dilakukan di instalasi pengolahan, melainkan juga saat air mengalir di jaringan hingga ke titik-titik pengambilan milik pelanggan secara berkala. PDAM wajib menjamin pasokan air baku di instalasi maupun air yang disalurkan ke rumah warga terjaga kualitas, kuantitas, dan kesinambungannya.
Menyambung hal tersebut, Zul mendesak agar proses seleksi calon Direktur PDAM Tirta Kemuning Kota Langsa segera diumumkan hasilnya. Seleksi yang digelar beberapa minggu lalu diharapkan melahirkan sosok yang berkualitas, berpengalaman, dan profesional — sesuai harapan Wali Kota Langsa yang pada masa lalu juga pernah memegang amanah sebagai Ketua DPRD Kota Langsa.
“Sekarang saatnya mengumumkan hasil seleksi tersebut. Masyarakat menantikan sosok yang berdaya guna dan memberikan hasil nyata bagi pelayanan air minum di Kota Langsa,” ujar Zul.
Ia menegaskan, pemimpin yang tepat di PDAM akan menjadi kunci perbaikan pelayanan, sehingga hak masyarakat atas air bersih yang layak dapat terpenuhi sebagaimana mestinya.##
(Red)
- Penulis: Redaksi













